Semakin lama gue bermain game ini, entah. gue sepertinya terlalu jatuh ke dalam. Gue semakin bisa terus bermain. Rasanya, ga ada yang bisa ngehentiin gue. Terkadang, gue lupain semua tugas sama problem problem di dunia nyata. Especially a schools problem.
setelah lama gue bermain, akhirnya gue mencapai level 22. dengan title Junior Dancer.
disini gue mau cerita cerita tentang sahabat Audition gue dulu, sewaktu gue masih SMP.
temen gue yang bernama egi dan anrisal yang biasa di panggil aal. Kita bertiga itu bisa di bilang satu tim. Biasanya kita bertiga ini main Dinamic - 8 sama sama dengan lagu Fast.
Di harapan kita, atau bisa di bilang dekat jembatan harkit, ada warnet yang nama nya Flamboyan net. Pertama, gue diajak aal nyoba main Audition disitu setelah ujian semester kelas 8. Gue, egi, aal beranjak turun dari angkot biru R13 arah perum. Flamboyan net atau yang biasa di panggil FN, letaknya di lurusan gang sebelah kanan jembatan harkit. Lingkungan di sekitar situ bisa gue bilang Nature. Jujur, gue suka lingkungan yang begitu. Tak berunsur mewah, justru sederhana yang bisa membuat nyaman.
Bisa di lihat di sebelah kiri jalan, Ada rumah kecil berpagar merah dan berspanduk 'Flamboyan net'. Masuklah kita bertiga ke dalam.
Di dalam, Gue melihat banyak nya anak anak, remaja yang asik bermain Audition Ayodance. karena dulu, sepertinya hanya game itu yang populer sementara. Kami pun bermain di dalam. Bermain Audition tentu nya.
Pada akhirnya, gue semakin sering ke FN. dan gue mendapatkan sebuah keluarga kecil yang mempunyai kesamaan yang sama. Gue deket sama mereka mereka yang main Audition. Ketawa bersama, Main sama sama. Sampai akhirnya kita sepakat membuat Club yang bernama -sTay-.
-sTay- itu club yang pusat nya di dalam FN itu sendiri. Kita sama sama kerjain dan bangun club itu. oh iya. FN itu bukan warnet yang mewah. Dia warnet yang sederhana. Ruang game nya, seperti ruang tamu yang di Setting menjadi sebuah warnet. Beberapa komputer berjajar baris di setiap pelosok tembok. hingga membuat bentuk kotak dalam ruang tersebut, Dan meja operator di dekat pintu masuk ke dalam rumah utama.
Seiring berjalannya waktu, Gue pun terpilih jadi Wakil ketua dari -sTay-.
Dulu, Seorang okky terkenal dengan kekuatan Perfect nya. Karena itulah kami sering Club battle yang di pimpin oleh putra, Ketua -sTay- itu sendiri.
beberapa bulan kemudian, FN mengadakan turnamen Single competition. Egi, aal, dan gue sepakat untuk ikut turnamen itu. Kita bertiga mendaftarkan diri di meja operator dengan biaya registrasi sebesar Rp. 3000.
Pada hari H nya, gue bahkan sudah bersiap dari jam setengah 5, yang padahal turnamen tersebut dimulai pukul setengah 7. Gue dan anak anak FN berjalan jalan untuk ngabuburit. Kita mengelilingi lapangan bola di dekat mesjid, dan terlihat rumah aal di samping lapangan bola itu. Gue bisa merasakan bagaimana rasanya di kelilingi teman yang sudah kita kenal, yang sudah sering bermain bersama. ya. itulah para sahabat Flamboyan. Kami berkeliling dan mengobrol bersama saat perjalanan. Hingga tak terasa bahwa turnamen hanya tinggal 10 menit lagi.
--------------------------------------------------------------------------------------------
Masuklah gue ke dalam FN, dan ternyata sudah di siapkan komputer nya untuk turnamen Audition. Aal, masuk gelombang pertama. Dan permainan pun di mulai. gue bisa melihat berapa susah nya untuk memenangkan melawan orang orang yang sudah mahir dalam Audition. Bahkan karena itu, Aal gugur dan tak bisa melanjutkan pertandingan.
Giliran gue dan egi yang turun. Kami duduk di bangku hijau yang telah di siapkan, log in, dan memasuki room. Satu room yang gue masuki itu, berisi orang orang yang seperti nya sudah berpengalaman. Penuh percaya diri, dan pertandingan pun di mulai..
Umbu - Cinta Pertama
Saat keynote pertama keluar, Gue dengan penuh konsentrasi fokus ke monitor. alhasil, gue bisa mendapatkan Perfect combo x8 berkali kali. gue pikir, gue memenangkan mode tersebut.
ah, biar mempersingkat cerita, gue skip saja. Egi yang juara 1, dan gue juara 2. gue kalah disaat final dengan lagu Only you. Gue hanya membawa pulang voucher 10 ribu sebagai reward.
--------------------------------------------------------------------------------
Gue bener bener kecewa, disaat gue kehilangan salah satu tim gue. Yaitu aal.
Aal harus pindah ke jakarta, entah sepertinya urusan keluarga. sebelumnya, gue belum dapat kabar kalau aal mau pindah. jadi, gue heran. kenapa dia ga masuk selama 5 hari? apakah ada sesuatu? hingga inisiatif untuk bertanya ke teman sekelas nya.
Dengan jawaban, ya. Aal beranjak pindah.
Jumat siang, gue melihat aal dengan nyokap nya, berjalan di depan panggung menuju kantor guru. Mungkin ya, dia akan pamit ke guru. tetapi dia belum kepada kita.
Akhirnya, gue melihat lagi Aal beranjak pergi dari kantor menuju gerbang depan dengan nyokap nya. Gue keluar kelas, dan melihat aal. dia berjalan membelakangi gue. menuju gerbang depan. ya. inilah perpisahan yang berat. Kehilangan salah satu sahabat yang sudah dikenal lama, pada akhirnya pergi tanpa pamit. ya.. itulah persahabatan. memang sangat misterius..
To be Continued..
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment